اَللّهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ ,وَ عَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ ,وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ

وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ ,وَقِنِيْ شَرَّمَا قََضَيْتَ ،فَاِ نَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ

وَاِ نَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ ,وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ

تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ ,فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ

وَاَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Tata Cara Sholat Subuh
Sholat merupakan salah satu sarana yang paling utama dalam hubungan antara manusia dengan Allah SWT, hubungan yang sangat dibutuhkan oleh jiwanya.

Dalam pelaksanaanya tata cara sholat subuh sama dengan sholat fardlu lainnya, yang berbeda adalah jumlah rakaat serta terdapat bacaan doa qunut di rakaat kedua. Namun bacaan qunut ini ada perbedaan pendapat.

1. Menyucikan diri dengan ber-wudhu.

2. Niat sholat subuh. Bacaan niat sholat subuh sendiri, menjadi makmum dan menjadi imam, berbeda-beda.

a. Niat Sholat Subuh Sendiri

Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa. Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala.

b. Niat Sholat Subuh Menjadi Makmum

Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati makmuuman lillaahi ta’aalaa.

Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah Ta’ala.

c. Niat Sholat Subuh Menjadi Imam

Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’aalaa. Artinya: Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Shubuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai imam, karena Allah Ta’ala.

3. Takbiratul Ikhram, berdiri sambil mengucapkan takbir “Allahu Akbar”. Pandangan mata melihat kearah tempat sujud.Allahu’akbar Artinya : Allah Maha Besar

Tangan disedekapkan pada posisi tangan kanan diatas tangan kiri.

4. Membaca doa Iftitah.

Doa Iftitah dalam sholat hokum bacaannya adalah Sunnah.

5. Membaca surat Al-Fatihah

6. Membaca salah satu surat dari Al-Quran

7. Kemudian ruku’ dan I’tidal serta membaca doanya

8. Duduk diantara dua sujud sambal membaca doanya

9. Sujud lagi sambil membaca bacaannya10. Berdiri untuk mengerjakan rakaat kedua. Gerakan rakaat kedua sama seperti di rakaat pertama hanya saja ada tambahan doa saat kamu melakukan I’tidal.

11. Di rakaat kedua, saat I’tidal kamu dianjurkan untuk membaca doa qunut. Doa qunut merupakan bacaan yang disunnahkan sehingga jika dilakukan umat muslim yang membacanya akan mendapatkan pahala.

Doa Qunut dibaca ketika posisi kamu yang sedang melakukan sholat masih berdiri dalam gerakan I’tidal. Bacaan doa Qunut :

Allaahummahdinii fii man hadaiit, wa aafinii fii man aafaiit, wa tawallanii fi man tawallaiit, wa baarik lii fiimaa a’thaiit. Wa qinii syarra maa qadhaiit. Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaiik. Innahu laa yadzillu maw waalaiit.

Wa laa ya’izzu man ‘aadaiit. Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait. Fa lakal-hamdu ‘alaa maa qadhaiit, Astaghfiruka wa atuubu ilaik wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummuyyi wa ‘alaa aalihii wa shahbihii wa sallam.

Artinya:

“Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama-sama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau pimpin.

Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau pastikan. Karena sesungguhnya Engkau-lah yang menentukan dan tidak ada yang menghukum (menentukan) atas Engkau. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan.

Dan tidaklah akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan tobat kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat dan salam atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW beserta seluruh keluarganya dan sahabatnya.”

12. Setelah selesai membaca Doa Qunut, kemudian dilanjutkan dengan mengucapkan takbir (Allaahu Akbar) tanpa mengangkat kedua tangan

13. Sujud

14. Salam.

Setelah salam artinya kamu telah selesai menunaikan sholat subuh. Dianjurkan kamu untuk berdzikir kemudian berdoa. Berdoa setelah melakukan sholat sangat dianjurkan. Allah SWT berfirman :

“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu”. (QS. Al-Mu’min : 60)”

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, Maka (jawablah), bahwasanya aku adalah dekat. aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al-Baqarah : 186)

Demikian penjelasan tentang tata cara sholat subuh. Tata cara yang paling penting dalam sholat adalah Khusyu.

Dengan melakukan sholat subuh niscaya kamu dilancarkan rezekinya, sholat subuh menjadi penyelamat dari neraka, masuk surga, disaksikan oleh malaikat saat kamu melaksanakan sholat subuh dan yang paling penting sebagai kunci kemenangan dan perlindungan dari Allah SWT.

Semoga dengan membaca tata cara sholat subuh diatas dan mempraktekannya dalam shola tsubuh menjadikan kamu insan yang lebih baik.